Selamat kepada Para Pemenang “BIOADVATION 2025”

Selamat kepada Para Pemenang “BIOADVATION 2025”

 Kreativitas, semangat wirausaha, dan inovasi produk terbaik dari siswa-siswi SMA/SMK se-Jabodetabek telah menghasilkan tiga tim juara yang membanggakan. 

Himpunan Mahasiswa Biokewirausahaan | Institut Bisnis & Informatika Kesatuan Bogor

BIOADVATION 2025: Panggung Wirausaha Muda yang Menggelegar

Himpunan Mahasiswa Biokewirausahaan Institut Bisnis & Informatika (IBIK) Kesatuan Bogor kembali menghadirkan kompetisi bergengsi Be Young Entrepreneur (BYE) dengan tema BIOADVATION. Kompetisi berformat Lomba Video Iklan Produk ini ditujukan bagi siswa-siswi aktif SMA/SMK dari wilayah Jabodetabek yang ingin mengasah jiwa kewirausahaan sekaligus kemampuan kreatif dalam memproduksi konten iklan yang memukau. 

Setiap tim terdiri dari tiga orang dan wajib mengiklankan produk buatan sendiri — menjadikan kompetisi ini bukan sekadar uji kreativitas sinematik, melainkan juga tantangan nyata bagi para peserta untuk berpikir layaknya seorang wirausahawan sejati: merancang produk, membangun narasi merek, dan meyakinkan calon konsumen melalui medium video. 

Tahun ini, antusiasme peserta kian tinggi. Dari sekian banyak karya yang masuk, dewan juri akhirnya menetapkan tiga tim pemenang yang berhasil menonjol, baik dari sisi konsep produk, kualitas visual, maupun kekuatan pesan iklan yang disampaikan. 

“BIOADVATION bukan hanya tentang membuat video yang bagus — ini tentang bagaimana generasi muda berani bermimpi, berinovasi, dan memperjuangkan ide mereka di hadapan publik.”

Juara 1 — MAN 4 Kota Bogor

Tim Juara 1: Abu Szar Al Ghifari, Muhammad Fajri Permana, dan Arya Putra Hidayat dari MAN 4 Kota Bogor, memamerkan trofi dan sertifikat kemenangan mereka.

Tentang Cikumi

Cikumi — singkatan dari Cireng Kuah Mini — adalah inovasi kuliner segar yang memadukan cita rasa jajanan jalanan khas Sunda dengan penyajian yang lebih modern dan praktis. Cireng yang renyah di luar namun kenyal di dalam disajikan dalam ukuran mini bersama kuah kaldu yang gurih dan menggiurkan, menciptakan pengalaman makan yang unik dan mengundang selera. 

Melalui video iklan mereka, tim dari MAN 4 Kota Bogor berhasil mengemas Cikumi dengan narasi yang kuat dan visual yang memanjakan mata. Juri menilai karya ini unggul dalam hal keautentikan konsep, kreativitas presentasi produk, serta kemampuan storytelling yang mampu menghidupkan produk secara menyeluruh di depan layar. 

Kemenangan ini merupakan bukti nyata bahwa kreativitas lokal yang berakar pada kekayaan kuliner Nusantara dapat dikemas dengan cara yang relevan dan menarik bagi generasi muda masa kini. 

Juara 2 — SMKN 1 Bogor

Tim Juara 2: Weno Safitri, Amanda Khairunisa, dan Keysha Shafa Ramadhina dari SMKN 1 Bogor, menampilkan sertifikat dan trofi Juara 2 dengan bangga.

Tentang Sagigit

Sagigit hadir sebagai interpretasi kreatif atas dimsum, sajian kuliner berkonsep oriental yang kini semakin digemari berbagai kalangan. Nama “Sagigit” sendiri mengandung filosofi yang sederhana namun mengena: produk ini dirancang untuk dinikmati dalam sekali gigit — ukuran yang pas, rasa yang penuh, dan sensasi yang memuaskan. 

Tim dari SMKN 1 Bogor menampilkan video iklan dengan pendekatan visual yang bersih dan estetis, memperlihatkan proses penyajian dimsum yang menggugah selera. Para juri memberikan apresiasi tinggi atas profesionalisme produksi video serta kepiawaian tim dalam menonjolkan daya tarik produk yang sederhana namun punya nilai jual tinggi. 

Raihan Juara 2 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMKN 1 Bogor dan membuktikan bahwa siswa kejuruan pun mampu berkompetisi di bidang kreativitas dan kewirausahaan digital dengan hasil yang luar biasa. 

Juara 3 — SMAN 4 Bogor

Tim Juara 3: Fachry Rivaldy, Hasan Abdullah, dan Michael Damanik dari SMAN 4 Bogor, dengan plakat dan sertifikat penghargaan Juara 3.

Tentang Cetasubi

Cetasubi — akronim dari Cendol Thailand Suprise Bites — adalah perpaduan unik antara cendol, minuman tradisional Indonesia yang kaya sejarah, dengan sentuhan konsep Thai dessert yang sedang naik daun. “Suprise Bites” merujuk pada elemen kejutan dalam setiap gigitan, menjadikan Cetasubi bukan sekadar minuman, melainkan pengalaman kuliner yang penuh kejutan. 

Dalam video iklan mereka, tim dari SMAN 4 Bogor dengan cerdas menggabungkan elemen nostalgia cendol lokal dengan estetika kekinian yang trendi, menarik perhatian segmen anak muda yang menyukai fusi budaya dalam sajian kuliner. Kreativitas dalam konsep produk dan keberanian berinovasi lintas budaya menjadi nilai lebih yang diapresiasi oleh juri. 

Meski menempati posisi ketiga, pencapaian tim Cetasubi merupakan prestasi membanggakan yang mencerminkan semangat eksplorasi dan keberanian berkreasi yang tinggi dari para siswa SMAN 4 Bogor. 

Apresiasi untuk Seluruh Peserta

Kompetisi BYE BIOADVATION 2025 bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, ajang ini adalah ruang bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar, mengasah keberanian tampil di depan publik, dan belajar mengemas ide menjadi karya nyata yang bernilai. 

Selamat dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menuangkan kreativitas, kerja keras, dan semangat terbaik mereka. Kepada para pemenang, semoga prestasi ini menjadi batu loncatan menuju pencapaian yang lebih besar lagi. Teruslah berinovasi dan jangan pernah berhenti berkarya. 

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya BYE BIOADVATION 2025 — para panitia, dewan juri, sponsor, serta segenap civitas akademika IBIK Kesatuan Bogor. Sampai jumpa di kompetisi berikutnya! 

“If you don’t give up, you still have a chance. Giving up is the greatest failure.”

Be Young Entrepreneur (BYE) — BIOADVATION 2025
Diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Biokewirausahaan
Institut Bisnis & Informatika (IBIK) Kesatuan Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *