Program Studi Biokewirausahaan lahir sebagai bagian dari transformasi besar yang dialami oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kesatuan. Perubahan kelembagaan dari STIE Kesatuan menjadi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan secara resmi ditetapkan melalui SK Menteri Ristekdikti Republik Indonesia No. 764/KPT/I/2019 tertanggal 23 Agustus 2019. Transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan keilmuan dan memperkuat daya saing institusi di bidang pendidikan tinggi.
Seiring dengan perubahan status tersebut, IBI Kesatuan juga meluncurkan empat program studi baru, salah satunya adalah Program Studi Biokewirausahaan. Program studi ini didirikan untuk menjawab tantangan zaman yang semakin menuntut integrasi antara ilmu pengetahuan berbasis hayati (bio) dan jiwa kewirausahaan. Tujuannya adalah mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman kuat dalam ilmu hayati, tetapi juga mampu mengembangkan usaha berbasis potensi produk hayati secara inovatif dan berkelanjutan.
Sejak didirikan, Program Studi Biokewirausahaan telah berkomitmen untuk menjadi pelopor pendidikan tinggi yang memadukan produk hayati dengan praktik kewirausahaan modern, serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan berbasis sumber daya alam hayati di Indonesia, khususnya di wilayah Bogor dan sekitarnya
Keunggulan Program:
- Fokus utama pada Kewirausahaan – Mengembangkan bisnis sejak kuliah
- Akreditasi “Baik”
- Magang & Kolaborasi dengan Industri
- Inkubator Bisnis & Startup Center – Mewadahi bisnis mahasiswa hingga komersialisasi
- Tugas Proyek Biokewirausahaan Mahasiswa – Setiap mahasiswa menciptakan “Produk Inovatif” siap pasar
- Laboratorium Modern & Pengujian Produk – Mendukung inovasi usaha
- Sertifikasi Kewirausahaan & Manajemen Inovasi – Meningkatkan daya saing lulusan
- Program Internasional – Student Exchange, Mobility & Sit-in Program
- Lulus dalam 3,5 Tahun!